Info Berita



+  -
Bandungnewsphoto.com | Kamis, 04 April 2013 | 10:38 WIB | 410
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Pusat Koperasi Kartika Siliwangi tutup buku 2012 di Aula Manunggal Denma Kodam III/Siliwangi, Jalan Kalimantan 14, Bandung, Rabu (3/4/2013). BNP/Istimewa

Koperasi Harus Mampu Beri Kontribusi Signifikan Bagi Satuan dan Anggota

BANDUNG - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaja menekankan agar rapat anggota tahunan Koperasi dijadikan sebagai media untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan kegiatan usaha, sehingga ke depan Puskop Kartika Siliwangi beserta jajarannya dapat menjadi koperasi yang solid, profesional dan mandiri serta mampu memberikan kontribusi yang signifikan kepada satuan dan seluruh anggota.

Penekanan tersebut disampaikan Pangdam saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Pusat Koperasi Kartika Siliwangi tutup buku 2012 di Aula Manunggal Denma Kodam III/Siliwangi, Jalan Kalimantan 14, Bandung, Rabu (3/4/2013).

Rapat Anggota Tahunan Pusat Koperasi Kartika Siliwangi diikuti oleh 83 peserta terdiri dari para Ketua Primkop  jajaran Puskop Kartika Siliwangi. Hadir pada acara pembukaan  Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Sudirman Kadir, Ketua Umum  Induk Koperasi Kartika Brigjen TNI Sigit Wiyono, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Barat DR. Anton Gustoni, M.Si., Ketua Dekopinwil Jawa Barat Prof. DR Rully Indrawan, Irdam, para Asisten dan Kabalak Jajaran Kodam III/Siliwangi.

Pada kesempatan itu Pangdam menyerahkan Dana Pendidikan dan iuran wajib Puskop Kartika Siliwangi kepada Dekopinwil Jawa Barat serta Dana Bantuan kepada dua Primkop Jajaran Puskop Kartika Siliwangi yakni Primkop Dodik Latpur Rindam III/Siliwangi dan Primkop Kartika Surya Kancana Korem 061/SK.  

Lebih lanjut Pangdam mengungkapkan rapat anggota tahunan koperasi merupakan kekuasaan tertinggi dalam tata kehidupan  koperasi, yang berarti berbagai persoalan mengenai suatu koperasi hanya ditetapkan melalui rapat anggota tahunan ini. Dalam rapat anggota inilah menurut Pangdam  seluruh  anggota dapat berbicara, memberikan usul dan pertimbangan, menyetujui suatu usul atau menolaknya, serta memberikan himbauan atau masukan yang berkenaan dengan koperasi.

Pangdam menjelaskan sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi, rapat anggota tahunan mempunyai wewenang yang cukup besar menyangkut masalah anggaran dasar, kebijakan umum, memilih dan mengangkat pengurus, memberhentikan pengurus serta mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus koperasi.

Pangdam mengharapkan agar semua peserta pada saatnya nanti mengikuti rapat ini dengan baik dan cermat, sehingga keputusan yang dihasilkan dapat lebih berkualitas demi kemajuan Puskop Kartika Siliwangi dan juga dapat ikut berperan aktif dalam memacu pertumbuhkan perekonomian nasional saat ini maupun di masa yang akan datang.

Selain itu Pangdam juga meminta agar volume usaha dapat ditingkatkan. Semakin besar  volume usaha suatu koperasi, menurut Pangdam berarti semakin besar juga potensi koperasi dalam memberikan pelayanan dan jasa yang lebih baik kepada para anggota. "Bentuk-bentuk pelayanan yang dapat dilakukan koperasi antara lain  memberikan bantuan pendidikan, kesehatan, beasiswa, sumbangan, pelayanan usaha yang cepat dan efisien," ungkap Pangdam.

Pengurus diminta untuk dapat mengupayakan terjadi peningkatan modal, terutama yang berasal dari koperasi sendiri. Besaran modal dari dalam, dapat digunakan sebagai salah satu indikator utama dari kemandirian koperasi. Semakin besar modal yang berasal dari dalam berarti kemandirian koperasi tersebut semakin tinggi. "Indikator kemandirian yang lain adalah keberanian manajemen untuk mengambil keputusan sendiri," ujar Pangdam. BNP/Pendam III/Slw